Ini Alasan BPPKAD Sumenep Gratiskan Pemutakhiran SPPT PBB-P2

132 Views

Radarsumenep.com— Terobosan demi terobosan terus dilakukan oleh pihak Pemkab Sumenep dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak agar tidak lalai ataupun terlambat dalam memenuhi kewajibannya sebagai warga Negara yang baik dan bijak.

Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkab Sumenep melalui Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPKAD) yakni dengan menggratiskan layanan pemutakhiran data Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Hal itu dibenarkan oleh Bagian Pengelolaan Pendapatan Daerah –BPPKAD Pemkab Sumenep dalam wawancara khsusus dengan awak media. Menurutnya, penggratisan untuk pemutakhiran SPPT gratis diakuinya sebagai langkah memberikan banyak kemudahan bagi wajib pajak bidang PBB-P2.

“Upaya itu juga sebagai upaya validasi kepemilikan tanah sesuai dengan nama wajib pajak terbaru. Dengan kata lain, layanan pemutkhiran SPPT gratis bagi wajib pajak ini bisa diproses secara langsung melalui Kantor BPKAD Sumenep dengan membawa persyaratan yang diperlukan,” demikian Urip Mardani, Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah BPPKAD Sumenep dilansir Radarsumenep.com, Jum;at 12 Agustus 2022.

Urip berharap layanan SPPT gratis bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat dengan segera memperbaharui kepemilikan lahan yang berkaitan dengan PBB-P2 agar segera dilakukan validasi mengenai luas lahan yang dimiliki sesuai dengan data baru.

“Misalnya ada warga yang punya lahan dari orang tua terdahulu dan telah diwariskan pada yang berhak, maka kalau tidak dilakukan pemutakhiran SPPT PBB P2, maka atas nama kepemilikan lahan itu tetap nama orang tuanya,” imbuh Urip menejelaskan lebih detail.

Jika tidak dilakukan pemutakhiran SPPT P2, lanjut Urip, dikhawatirkan terjadi perseteruan antar sesama ahli waris karena atas nama orang yang sama.

“Banyak kejadian ahli waris yang tanahnya atas nama orang yang sama itu berpotensi saling klaim yang bisa berujung pada persetruan sesama saudara.Ini harus dihindari dengan segera melakukan pemutakhiran SPPT PBB P2,” tandasnya penuh perhatian.

Salah satu keuntungan ahli waris yang melakukan pemutakhiran SPPT P2, lanjut Urip, maka lahan yang sudah diwariskanakan atas nama ahli waris.

“Mumpung program ini digratiskan, BPPKAD Sumenep berharap masyarakat bisa memanfaatkan secepatnya,” pungkas pria yang selalu tampil bersahaja ini. [fer/***]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.