Ada-Ada Saja : Musabaqoh Qira’ah Kuubitturats, Serasa Baca Karya Fiksi

169 Views

Radarsumenep.com- Pondok Pesantren Raudlatul Iman tetap mempertahankan tradisi yang menjadi ciri khas kaum sarungan, yakni penguasaan kitab kuning yang merupakan waritsan ulama salaf.

Ahad, 26 Juni 2022 merupakan saksi kemampuan santri Pondok Pesantren Raudlatul Iman dalam gelar lomba baca kitab kuning yang diikuti puluhan santri puteri di Stasiun Sosial Asoka Gadu Barat Ganding Sumenep.

Bertindak sebagai dewan juri adalah Kiai Muhsin dan Kiai Zuhdi Amin sebagai ustadz senior yang juga salahsatu pembimbing baca kitab di Pondok Pesantren Raudlatul Iman. Kemampuan dua ustadz ini, memang menjadi tumpuan para santri. Bukan hanya itu, keduanya dikenal dekat dengan santri dan memiliki kesabaran yang membuat para santri merasa nyaman.

Dalam pelaksanaan lomba, tidak sekedar diuji kemampuan baca, tetapi juga pemahaman arti dan penguasaan kedudukan dalam gramatika bahasa Arab berikut dalil-dalilnya.

Dengan sikap humoris dewan juri, santri tidak merasakan tegang, melainkan menikmati setiap tahapan yang dilalui dengan penuh kesenangan tanpa beban. Bahkan ada santri yang bisik-bisik “serasa membaca novel membuat asyik nan ceria.” (MSA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.